Rabu, 03 juni 2026 telah dilaksanakan kegiatan Pra Rembuk Stunting dan Rembuk Stunting Desa Maro Sebo Tahun 2026. Kegiatan pra rembuk stunting dimulai dari pukul 08:30 wib hingga pukul 12:00 wib dalam kegiatan pra rembuk stunting tersebut di koordinasikan oleh ibu darma etika selaku TA PM (Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat) kabupaten Muaro Jambi. Bersama ketua tp pkk desa maro sebo, kpm, anggota pkk, tim dari puskesmas pir 2 bajubang dan para kader posyandu, dirumuskan lah faktor permasalahan yang menjadi penyebab terjadi nya stunting pada bayi dan balita.
Faktor penyebab terjadi nya stunting ternyata jauh lebih kompleks daripada sekadar kekurangan gizi, faktor tersebut bahkan dimulai dari ibu sejak fase remaja, menjadi catin, masa kehamilan, hingga lahirnya anak ke dunia. Tak sampai disitu saja faktor lingkungan dan pola pengasuhan juga berpengaruh pada tumbuh kembang anak, sehingga jika ingin mencari penyebab terjadi nya stunting pada anak harus ditelusuri akar permasalahan nya terlebih dahulu.
Setelah di dapat data-data mengenai anak stunting dan keluarga rentan, juga faktor-faktor penyebab terjadi nya stunting serta rumusan usulan-usulan untuk kegiatan yang akan di danai dari dana desa terkait upaya menurunkan angka stunting, maka kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan rembuk stunting pada pukul 13:00 wib.
Adapun unsur yang hadir pada acara rembuk stunting tersebut yaitu perwakilan Camat Jambi Luar Kota, Kepala Desa dan Perangkat Desa, Pendamping Desa, perwakilan KUA, perwakilan Puskesmas Pir 2 Bajubang, perwakilan PL KB, BPD Desa Maro Sebo, TP PKK Desa Maro Sebo, KPM, Kader Posyandu, perwakilan Paud desa maro sebo, Ketua-ketua RT se Desa Maro Sebo dan Tokoh Masyarakat.
Rembuk stunting di buka oleh Sumarsih, ketua BPD Desa Maro Sebo. Dalam kegiatan rembuk stunting tersebut, muhammad rusli selaku kepala desa maro sebo menegaskan akan mengupayakan apa-apa yang telah di usulkan untuk bisa terealisasi pada tahun 2027.
adapun 2 poin prioritas hasil dari rembuk stunting tersebut adalah:
- pemberian PMT pemulihan berbahan pangan lokal (balita beresiko stunting)
- mengaktifkan posyandu remaja di desa maro sebo